Minggu, 07 Agustus 2016

Tafsir tentang hari hisab dan pembagian catatan amal

1.    Hari hisab dan syafaat
 Allah swt berfirman :
“pada hari ini kami tutupmulut mereka dan berkatalah kepada kami tangan mereka dan kesaksian-kesaksian kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.”
(Qs. Yasin : 65).
                                 
Hari hisab :
1.      Hari adalah hari dimana Allah menghitung amal setiap manusia ketika di dunia.
2.     Manusia di hisab dalam keadaan mulut tertutup dan seluruh anggota badan memberi kesaksian.
3.     Umat yang pertama kali di hisab adalah umat Nabi Muhammad SAW.
4.    Diantara manusia ada yang masuk surga tanpa hisab di sebabkan agunya amalan yang mereka perbuat di dunia.
Amalan yang pertama kali di hisab :
Rasulullah bersabda :

“sesungguhnya amalan yang pertama kali di hisab adalah shalat. Apabila shalatnya baik maka baiklah seluruh amalnya. Apabila shalatnya buruk, maka burukalah amalnya.”( HR.Ahmad).

                    1.    Pembagian catatan amal

Allah SWT berfirman:                              
“adapun orang yang di berikan kitabnya dari sebelah kanannya, maka ia akan di periksa dengan pemeriksaan yang mudah, dan ia akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama beriaman) dengan gembira. Adapun orang yang di berikan kitabnya dari belakang, maka ia akan berteriak, ‘Celakalah aku’ dan ia akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala(neraka).”
(Qs. Al-insyiqaq).

Catatan :
1.      Catatan amal akan di berikan pada detik-detik terakhir hari perhitungan.(wallahu’alam).
2.     Catatan amal itu mencakup lembaran-lembaran yang lengkap tentang amalan yang telah ia kerjakan di dunia.
3.     Catatan amal itu di catat oleh malaikat KIRAMAN KATBIN(yang mencatat dan merekam semua perbuatan manusia di dunia).
4.    Cara penerimaan kitab catatan amal
Saat meneriama buku catatan amal adalah saat yang sangat kecewa mencekam dan menegangkan. Semua orang tertunduk ketakutan, memikirkan bagaimana cara ia akan menerimanya. Setiap orang merisaukan isi buku catatan tersebut. Akankah penuh dengan amal kebaikan, ataukah justru amal keburukan.

a.     Orang mukmin yang shalih
Buku catatan amal akan di berikan kepada orang mu’min yang sahalih dengan tangan kanannya dari arah depan. Apabila ia telah menerima buku tersebut, dan membaca serta meneliti isinya, maka ia akan merasa bahagia dan gembira. Allah SWT berfirman menggambarkan keadaan orang mu’min yang shalih:

“Adapun orang di berikan kitabnya dari sebelah kanannya, maka dia akan diperiksa yang mudah. Dan dia akan kembali kepada kaumnya(yang sama-sama beriman) dengan gembira.” (Qs. Al-insyiqaq : 7-9).

b.Orang kafir, munafik, dan pendosa
orang kafir,munafik, dan pendosa akan menerima buku catatan amal dengan tangan kiri mereka dan dari belakang punggung. Saat membaca dan meneliti buku catatan amalnya, mereka akan gemetar ketakutan dan berteriak keras. Mereka tahu kecelakaan dan siksa api neraka akan menyambutnya. Pada saat itulah ia menyesal. Ia sangat berharap, seandainya ia mati dan tidak di bangkitkan. Allah berfirman :

“Adapun orang-orang yang di berikan kepadanya buku catatan amalnya dari sebelah kirinya, maka ia berkata, ‘wahai alangkah baiknya kiranya tidak di berikan kepadaku buku catatan ini. Dan aku tidak mengetahui perhitungan terhadap diriku. Wahai kiranya kematian itulah yang menyelesaikan segala sesuatu. Hartaku sekali-kali tidak bermanfaat kepadaku. Telah hilang kekuasaan dari padaku.” (Qs. Al-Haqqah : 25-28).